Tata Cara Menggunakan Siwak Sesuai Anjuran


Siwak adalah salah satu herbal yang merupakan oleh-oleh haji. Namun Anda tidak perlu menunaikan ibadah haji terlebih dahulu untuk mendapatkannya. Di Jogja misalnya, Anda bisa mendapatkan berbagai produk semacam ini di tokooleh-oleh haji Jogja.

Sebagai salah satu herbal, tentunya siwak memiliki berbagai manfaat. Namun bagi seorang muslim, siwak juga termasuk salah satu anjuran dari Rasulullah Muhammad SAW. Karena itu, banyak diantara umat muslim yang menggunakannya meskipun sudah terdapat sikat dan pasta gigi.

Lebih dari itu, siwak juga menjadi terkenal dikalangan selain muslim. Baru-baru ini terdapat sebuah pemberitaan mengenai sejumlah orang Eropa yang ikut menggunakan siwak dalam keseharian mereka. Untuk lebih mengetahui, berikut informasi seputar manfaat siwak dan cara menggunakannya.

Manfaat Siwak


Menggunakan Siwak, sumber : Bincang Syariah


Siwak bisa bermanfaat untuk kesahatan gigi dan mulut. Lebih dari itu, siwak juga bisa menjadi penyembuh beberapa penyakit yang terdapat pada mulut dan gigi. Berikut beberapa manfaat siwak :

1. Mencegah gigi berlubang dan merawat kekuatan gigi


Siwak dipercaya dapat mencegah gigi berlubang. Manfaat ini bisa diperoleh berkat essential oil yang terkandung di dalam siwak, dan cara penggunaannya yang harus dikunyah terlebih dulu sehingga meningkatkan produksi air liur dalam mulut.

Air liur yang dihasilkan ini dapat membantu menjaga keseimbangan pH di rongga mulut. Dengan begitu, pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang dapat ditekan.

Selain itu, siwak juga bisa menghambat pengeroposan gigi, sehingga turut menjaga kekuatan gigi.

2. Mencegah bau mulut dan menyegarkan napas


Selain mencegah gigi berlubang, bersiwak juga bermanfaat untuk menghilangkan bau mulut. Ini karena batang atau ranting siwak mengandung zat antibakteri alami yang dapat menghambat pertumbuhan kuman penyebab bau mulut.

Umumnya, produk perawatan yang menggunakan bahan dasar siwak akan dikombinasikan dengan daun mint untuk membantu menyegarkan napas.

3. Mencegah terbentuknya plak gigi


Plak gigi dapat dengan mudah terbentuk bila Anda malas menyikat gigi setelah makan. Sisa makanan yang masih menempel di permukaan dan sela-sela gigi akan menumpuk dan membentuk plak. Plak dapat diubah oleh bakteri di dalam mulut menjadi asam yang dapat merusak gigi.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa membersihkan gigi dengan siwak. Kandungan silika dalam siwak mampu mencegah pembentukan plak gigi. Bukan hanya itu, silika dalam siwak juga efektif untuk menghilangkan noda kuning di gigi.

4. Melindungi gusi


Manfaat lain yang bisa Anda peroleh dari rutin membersihkan gigi dengan siwak adalah melindungi gusi. Pasalnya, siwak mampu mencegah pembentukan plak dan pertumbuhan bakteri di antara sela gigi dan gusi sehingga mengurangi risiko terjadinya radang gusi (gingivitis).

Cara Menggunakan Siwak


Disamping berbagai manfaatnya yang banyak, siwak harus digunakan dengan cara yang benar agar dapat memperoleh manfaatnya secara efektif. Berikut tata cara menggunakan siwak yang dianjurkan :

1. Menggunakan tangan kanan


Tangan kanan atau tangan kiri? Gunakan tangan kanan jika berniat untuk menjalankan sunnah, tapi gunakan tangan kiri jika berniat membersihkan kotoran dari gigi dan mulut. Bersiwak dengan niat sunnah dilakukan pada saat sebelum wudhu, saat akan sholat, membaca Al-Qur’an, masuk ke dalam rumah, dan saat bangun malam untuk sholat tahajjud. (‘Abdul ‘Azhim bin Badawi Al-Khalafi, 2011, Al-Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz (terj.)

Batang Siwak, sumber : Mediasiana.com


2. Bagian yang dibersihkan


Agar memperoleh manfaat yang maksimal, bagian gigi yang harus dibersihkan meliputi permukaan depan, sela antar gigi, permukaan dalam, dan permukaan untuk mengunyah. Gusi, lidah dan langit-langit mulut juga sebaiknya disikat karena dapat menjadi sarang bakteri.

3. Cara menyikat


Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan menyikat seluruh permukaan gigi tanpa terkecuali. Bentuk bulu siwak yang lurus dengan pegangannya akan sedikit menyulitkan saat menyikat gigi, khususnya untuk gigi belakang. Jadi, saat menggunakan siwak pastikan setiap permukaan gigi tersikat bersih agar tidak ada sisa makanan yang menumpuk.

4. Teknik menyikat gigi


Teknik yang digunakan pada dasarnya adalah menyikat tanpa melukai jaringan lunak. Sikat semua permukaan gigi dari gusi ke gigi satu arah, kecuali pada permukaan untuk mengunyah gunakan gerakan menggosok. Lidah dan langit-langit disikat dari belakang ke depan.

Itu dia tata cara menggunakan siwak yang dianjurkan. Semoga informasi ini dapat menjadi wawasan dan mendapatkan hasil yang positif apabila dipraktikkan. Berikan saran, kritik dan pertanyaan Anda di kolom komentar.

0 Response to " Tata Cara Menggunakan Siwak Sesuai Anjuran "

Posting Komentar