Rumah merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Dari sinilah karakter dan kepribadian anak mulai terbentuk sebelum mereka mengenal dunia luar. Sebagai orang tua, selain memberikan fasilitas terbaik, Anda juga perlu menanamkan kebiasaan baik kepada anak sejak dini.
Kebiasaan yang diajarkan sejak kecil akan tumbuh menjadi pondasi kuat yang membentuk jati diri anak saat dewasa nanti. Hanya saja memang masih banyak orang tua merasa bingung harus memulai dari mana. Karena pada dasarnya, kebiasaan baik yang bisa diajarkan kepada anak sangatlah banyak dan beragam.
Kebiasaan Baik Anak yang Harus Ditanamkan dari Kecil
Wajar jika Anda merasa bingung, tetapi tidak perlu khawatir. Sebab langkah besar sejatinya dimulai dari hal sederhana yang bisa didapatkan di rumah. Berikan contoh yang baik, agar anak menirunya. Berikut beberapa kebiasaan baik yang perlu Anda ajarkan sedari kecil kepada anak di rumah.
1. Menanamkan Adab dan Etika Sejak Dini
 |
| Menanamkan adab dan etika, Sumber: detik.com |
Adab adalah warisan terbaik yang bisa diberikan oleh orang tua kepada buah hatinya. Langkah paling sederhana adalah membiasakan mereka menggunakan tiga kata sakti, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih.
Ajarkan anak untuk mengucapkan "tolong" saat membutuhkan bantuan, "maaf" ketika melakukan kesalahan, dan "terima kasih" setelah menerima sesuatu. Jangan hanya menyuruh, tetapi orang tua juga harus memberikan contoh nyata dalam interaksi sehari-hari.
Dengan terbiasa sopan di rumah, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang menghargai orang lain. Selain itu, mereka juga akan memiliki tata krama yang baik di lingkungan sosial dan di dunia luar yang akan ditemuinya di kemudian hari.
2. Membiasakan Anak Mandiri
 |
| Membiasakan anak mandiri, Sumber: pexels.com |
Kemandirian tidak datang tiba-tiba, melainkan harus dilatih melalui kebiasaan kecil. Mulailah dengan hal sederhana seperti meminta anak merapikan tempat tidurnya sendiri setiap pagi, membuang sampah pada tempatnya, dan menaruh pakaian kotor di keranjang. Melibatkan anak dalam tugas rumah tangga ringan bukan berarti mempekerjakan mereka.
Namun Anda justru sedang menanamkan rasa mandiri. Anak yang sejak kecil sudah terbiasa mandiri akan lebih percaya diri dan tidak selalu bergantung pada orang lain ketika dewasa nanti. Jadi, nantinya mereka akan lebih mudah dalam menghadapi situasi yang sulit di masa depan.
3. Ajarkan Disiplin Waktu
 |
| Ajarkan anak disiplin waktu, Sumber: educastudio.com |
Kebiasaan baik yang juga harus diajarkan kepada anak adalah disiplin waktu. Waktu adalah sesuatu yang berharga, jadi sedari dini sebaiknya Anda mengajarkan anak untuk menghargai waktu. Buatlah jadwal rutinitas anak secara konsisten, mulai dari jam bangun tidur, waktu belajar, hingga jam istirahat di malam hari.
Kedisiplinan waktu membantu otak anak bekerja lebih teratur dan mengurangi tingkat kecemasan. Hindari membiarkan anak terjaga terlalu larut karena kekurangan waktu tidur dapat mempengaruhi konsentrasi mereka. Dengan jadwal yang teratur, anak belajar bahwa setiap kegiatan memiliki porsinya masing-masing tanpa harus merasa terburu-buru.
4. Menumbuhkan Rasa Empati dan Berbagi
 |
| Menumbuhkan rasa empati dan berbagi, Sumber: posterbelajareksklusif.com |
Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, dan hal ini perlu dipupuk sejak kecil. Ajarkan anak untuk berbagi, misalnya dengan memberikan sebagian makanan kepada kakak/ adik, atau meminjamkan mainan kepada teman. Anda juga bisa mengajak mereka menyisihkan barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk disumbangkan.
Jelaskan jika di luar sana masih banyak orang yang tidak seberuntung mereka. Kebiasaan berbagi secara tidak langsung memberikan manfaat untuk melembutkan hati anak. Bahkan bisa menjauhkan mereka dari sifat sombong atau egois. Dengan begitu anak dapat mereka menjadi individu yang peduli dan ringan tangan.
5. Menjaga Kejujuran dan Tanggung Jawab
 |
| Ajarkan menjaga kejujuran, Sumber: ntdindonesia.com |
Kejujuran adalah pondasi dalam membangun karakter anak, jadi Anda perlu menanamkan kebiasaan baik ini kepada anak di rumah. Anda bisa melatihnya dengan menciptakan suasana rumah yang aman agar anak tidak takut untuk berkata jujur. Walaupun memang mereka telah melakukan kesalahan. Jika anak berbuat salah, jangan langsung memarahi dengan keras.
Ajak anak berdiskusi tentang konsekuensi dari perbuatannya. Mintalah mereka untuk bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Ketika anak merasa dihargai saat berterus terang, mereka akan belajar bahwa kejujuran jauh lebih mulia daripada menutupi kesalahan dengan kebohongan. Ini adalah bekal penting untuk integritas saat sudah tumbuh dewasa.
6. Kebiasaan Membaca dan Literasi di Rumah
 |
| Membiasakan untuk membaca, Sumber: pexels.com |
Seperti kata pepatah bahwa membaca adalah jendela dunia. Hanya saja di era modern seperti ini, minat baca cenderung berkurang. Sebagai orang tua, perlu menciptakan kebiasaan baik anak di rumah dengan menyediakan pojok baca yang nyaman atau membacakan buku sebelum tidur. Jadikan aktivitas membaca ini sebagai momen yang menyenangkan.
Berikan penjelasan bahwa membaca buku ini mampu memberikan dampak baik bagi anak di masa depan. Selain membaca buku, ajarkan juga anak untuk mengenal Iqro maupun Al-Qur’an. Membaca ayat-ayat suci selain akan membuat
rumah menjadi berkah, juga dapat menjadi pedoman untuk menjalankan kehidupan.
Jika anak melihat orang tuanya sering membaca buku maupun Al-Qur’an, mereka akan cenderung meniru kebiasaan tersebut. Literasi yang baik sejak dini akan mempermudah anak dalam menyerap informasi dan pelajaran di sekolah nanti, selain itu cara berpikirnya juga cenderung lebih kritis.
7. Ajarkan Tentang Kesehatan dan Kebersihan
 |
| Mengajarkan tentang kebersihan, Sumber: smilesbydrk.com |
Kebiasaan baik yang perlu diajarkan kepada anak yang terakhir adalah menjalani pola hidup sehat sekaligus menjaga kebersihan tubuh. Mulailah dari hal sederhana seperti makan makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, mengurangi jajanan manis, minum air putih yang cukup, serta tidur teratur agar tubuh tetap bugar.
Jangan lupa ajarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Terutama sebelum tidur, karena kebiasaan buruk bisa menyebabkan
gigi anak rusak akibat sisa makanan dan gula yang menumpuk. Selain itu, kebersihan juga harus menjadi kebiasaan harian.
Biasakan anak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mandi setiap hari, hingga memakai pakaian bersih. Dalam ajaran agama pun, kebersihan sangat ditekankan, termasuk dalam hal
mencuci pakaian menurut Islam. Dengan membiasakan pola hidup sehat dan bersih, anak akan tumbuh disiplin serta memiliki kesadaran untuk menjaga tubuhnya sendiri.
Menanamkan kebiasaan baik anak pada dasarnya akan jadi investasi jangka panjang. Anda harus sedikit bersabar sebab hasilnya mungkin saja tidak terlihat instan. Selain itu, Anda juga harus konsisten dalam mengajarkan hal yang baik. Ingatlah, anak tidak hanya mendengar apa yang kita katakan, tetapi meniru apa yang kita lakukan.
Posting Komentar untuk "7 Kebiasaan Baik yang Harus Diajarkan kepada Anak di Rumah"